Sabtu, 07 April 2012

MAAF CINTAKU

MAAF CINTAKU


Kutanya pada rembulan kenapa rasa itu singgah dihatiku..
Kaucari alasan dibalik bentangan samodera biru..
Namun tak jua kutemukan jawabku..

Ku tau, ku tak bisa memiliki hatimu..
Tapi,,rasa sayang itu terlanjur merasuk ke dalam jiwaku..
Ku coba tuk buang rasa itu,,tapi kutak mampu..

Cukup sudah kuikuti langkahmu..
Tak mampu lagi,, ku membayangimu..
Begitu sakit rasa itu menusuk qalbuku..
Bukan ku cemburu,,,
Tapi,,ku tak sanggup melihat permainan hatimu..

Biarlah kau cari jalan bahagiamu..
Walau ku tau ,,kesedihan siap menghadangmu..
Doaku teriring tuk kebahagiaanmu..

Dukamu adalah deritaku..
Bahagiamu adalah harapanku...
Walaupun harus kurasakan sakit dihatiku...

Maaf,,,,,,bukan aku meninggalkanmu..
Ku tetap peduli padamu..
Jika suatu saat kau membutuhkanku,,kukan slalu ada untukmu...
Dan kuyakin kau tau,,dimana harus mencariku...



KELANA CINTA

KELANA CINTA




ketika langkah mulai terhenti
ketika mimpi mulai menyayati hati

aku..terdiam dan sjenak melamuni
dengan memandang bintang di atas langit
...
sejenak ku sadari dalam asmara ini
ternyata semua amatlah sulit ku memiliki

kasih
hinakah aku
ketika ku meminta kau tuk temani
dan hinakah aku
ketika ku memohon kasihmu yang sejati

jika tiada hina bagi jiwamu kasih
maka jamahlah daku dalam debu hitam ini
bawalah aku terbang ke alam nirwana yg mewangi
bersama..dalam tahta sebuah bahagia sampai akhir nanti



MENGAPA

MENGAPA 




 mengapa kamu menghilang dari pandangan ku ...
Beranjak dari beranda cinta ku ...
Dan kau blokir aku di hatimu ....
Apa yang membuat mu melakukan itu ...

Bukankah dulu kau perna katakan pada ku ....
Kau takkan perna tinggalkan ku sendiri ...
Tapi mengapa kini kau pergi tanpa pamit ...
Tak sadarkah kau akulah yang kau sakiti ....

~~~ aku rapuh tanpa mu ...
Jiwa ku hampa tanpa belai kasih mu...
Tidakkah kau rasa itu ...????

.:: dalam setiap langkah ku ...
Aku selalu memikirkan mu ...
Bagaimana keadaan mu ....
Apa kabarnya kamu disana ...
Aku selalu berharap kau ‘kan kembali untuk ku ...
Walau sejenak kau datang pada ku ...
Tak mengapa untuk ku ...
Asal rinduku dapat terhapuskan ....



Selasa, 03 April 2012

Coretan Hati

Maafkan aku telah membuat mu menangis ...
Telah membuat mu kesal dengan tingkah ku ...
Yang tak bisa menjadi yang kau inginkan ....

... marah lah jika itu bisa membuat mu memaafkan aku ...
... tamparlah aku jika itu bisa meredahkan emosi mu ...
Tapi jangan perna kau katakan kata “ MENYESAL “
Sakit rasanya bila kau bicara seperti itu ...

%%% lihatlah aku, aku tersiksa dengan keadaan ini ...
Aku tak bisa memenuhi ingin mu ...
Cobalah sejenak kau pahami....
Apa ingin ku dan apa yang menjadi bahagia ku....

*** sedari dulu selalu ku penuhi apapun yang menjadi ingin mu..
Ku tahan rasa sakit ku, demi senyum mu ..
Ku relakan bahagia ku, demi tawa mu ...
Ku kubur cita” ku, demi mewujudkan mimpi mu ...
Tapi pernakah kau berfikir hati ku...

~~~ mereka yang mengenal ku, menganggap ku salah ...
Durhaka atas cinta mu ...
Tak bisa membalas kasih sayang mu...
Hanya karena ku tak mampu memenuhi ingin mu...

“ oh Allah apa yang harus aku lakukan ...
Dengan keadaan ku yang menyulitkan ini ...
Apakah aku harus kembali merelakan bahagia ku pergi ...
Dengan memilih inginnya ...
Atau kah aku biarkan dia menangis dengan sikap ku ...
Dan mempertahankan keinginan ku ...
Beri aku satu jawaban terbaik yang kau punya Tuhan....







~Suratan Cinta~

Mungkinkah...
Kita kan selalu bersama,
Bila perjalanan cinta kita,
Kini telah kau belah.

Mungkinkah...
Kita kan bahagia,
Bila kau semai cinta,
Ke hati orang ketiga.

Cukuplah...
Kau buat hatiku bertanya-tanya,
Tentang suratan cinta kita,
Terus bersama ataukah berpisah.

Di manakah kepastianmu,
Tuk melangkah dalam cintamu.
Di manakah ketulusanmu,
Tuk kau curahkan kasih sayangmu.



Mantra Bertemu Tuhan

“Tuhan …!
Di kakiMu aku tersungkur
Dalam keterbatasan yang tak mungkin kulampaui
Malam ini,
… Udara dingin menyusup di rongga-rongga hatiku …
Lemas, temperatur bathinku turun
Tak bisa kupungkiri, beginilah adanya …
Pintu yakinku mulai meronta-ronta..
Setelah ku tawur keraguan,
kujabat dan ku rangkul dia….
ternyata dalam keraguan,
saya mengetahui apa,
siapa dan bagaimana Tuhan itu,
tapi dalam keyakinan ‘ada’…..macetlah otakku”

Langit kemudian tiba-tiba gelap,
Petir, halilintar membakar kesombongan saya.
Tapi kaki saya tak henti melangkah.
Hingga sampailah saya di ujung bumi.
Saya melompat dari bawah ke atas…
Saya frustasi…
Tuhan,
Bolehkah aku meyakinimu..
Tanpa mediasi agama..
Tanpa radiasi budaya arab primitif…
Tanpa indoktrinasi dan atau dogma,

Tuhan,
Izinkanlah aku beriman..
Tanpa harus ku dengar suara mereka,
Tanpa harus ku lihat gerik ritual mereka,
Tanpa harus menelan khotbah dan ayat beracun mereka..
Aku, bersimbah air mata
Semua kuyup dalam kesunyian..
Namun suaramu tak kunjung datang..
Inilah kebuntuan luar biasa,
Aku tak tau mencari dimana…
Tuhan,
Aku tunggu jawabmu
ku tatap wajahMu, dalam keheningan…
di kamar meditasiku, ruang privasi kesunyianku..
aku tersungkur, jatuh..

sajadahku kuyup lagi,
mata air menjadi air mata..
sekujur tubuhku merinding,
mengingat namaMu aku terkapar..
aku menikamMu, aku yang mati
Robeklah dada ini..!!!
Cincang jiwa ini….!!!
Beranguslah kesombongan ini….!!!
Tabrak tubuhku ini…!!!

Aku hanya ingin potretMu,
Mengkilat di bumi diri ini…
Agar kusimpan dalam yakinku
Bahwa tiada Engkau itu kegilaan..
Bahwa kegilaan itu ketiadaan Engkau,

Wahai mega misteri yang maha dahsyat..!!!
Aku mulai ragu akan ketiadaanMu..
Bimbing aku yang mati ini….

Hari ini,
Aku tidak ingin,
Mengatakan apa-apa..
Diamku bias penuh makna..
kepalaku tergeletak diatas bumi..
Matahari melayang, akupun tenggelam
Tuhan,
Teriaklah ditelingaku.
Agar bisa kudengar bisikanmu..
Agar bisa ku ingat perintahmu…
Agar pecah gendang telinga ini..
… Agar terguncang diri ini..
Agar terbangun mayat ini..
Tuhan,
Tamparlah mulut ini..
Biar sadar dan berdarah..
Agar tak berdaya melawanmu..
Agar tak berpaling dari namamu..

Agar aku segera berhenti mendosaiMu..
Agar aku semakin dekat padamu..
Tuhan,
Rinduku ini tak terkira..
Nyawa ini semakin menyala..
Jangan dicabut, bila
ternyata membuatku jauh darimu…

Aku hanya ingin merasakanmu..
Melihatmu dengan nyata
Menyaksikanmu dengan mata..
itu saja..



i-love-allah